Sunday, 15 May 2016

Rangkuman Pengantar Administrasi Perkantoran Bab 7



BAB 7
Asas, Tujuan, dan Jenis Tata Ruang Kantor

A.    PENGERTIAN TATA RUANG KANTOR
Istilah tata ruang kantor berasal dari bahasa inggris, yaitu office layout atau sering disebut juga layout. Tata Ruang Kantor adalah pengatur ruang kantor serta penyusun alat-alat dan perabot kantor sesuai dengan luas lantai dan ruangan kantor yang tersedia sehingga pegawai dapat bekerja dengan nyaman.
            Pengetian Tata Ruang Kantor menurut beberapa ahli :
·         Drs. The Liang Gie
Tata Ruang Kantor adalah penyusun alat-alat pada letak yang tepat serta pengaturan kerja yang memberikan kepuasan bekerja bagi para pegawainya.
·         Litefeld & Peterson
Tata Ruang Kantor dapat dirumuskan sebagai penyusun dan alat perlengkapan pada luas ruang yang tersedia.
·         George Terry
Tata Ruang kantor adalah penentuan kebutuhan-kebutuhan ruang dan penggunaan secara terperinci dari ruang untuk menyiapkan suatu susunan yang praktis dari faktor-faktor fisik yag dianggap perlu untuk pelaksanaan kerja perkantoran dengan biaya yang layak.
            Drs. The Liang Gie mengungkapkan bahwa tata ruang kantor disusun berdasarkan aliran pekerjaan kantor sehingga perencanaan ruangan kantor disusun berdasarkan aliran pekerjaan sehingga perencanaan ruangan kantor dapat membantu meningkatkan produktivitas para pekerja. Beberapa keuntungan Tata Ruang kantor, diantaranya sebagai berikut :
1.      Mencegah penghamburan tenaga dan waktu para pegawai untuk berjalan mondar-mandir yang sebetulnya tidak perlu.
2.      Menjamin kelancaran proses pekerjaan.
3.      Memungkinkan pemakaian ruang kerja secara efisien, yaitu suatu ruang tertentu dapat dipergunakan untuk keperluan yang sebanyak-banyaknya.
4.      Mencegah para pegawai dibagian lain terganggu oleh publik yang akan memenuhi suatu bagian tertentu.







B.     ASAS DAN TUJUAN TATA RUANG KANTOR
1.      Asas-asas Tata Ruang Kantor
a.       Asas Jarak Terpendek
Jarak terpendek adalah garis lurus yang menghubungkan dua buah titik. Contohnya penataan letak meja-meja dengan jarak antarmeja tidak terlalu besar sehingga pergerakan antar pegawai dapat lebih cepat.
b.       Asas Rangkai Kerja
Asas ini menempatkan para pegawai dan alat-alat kantor menurut rangkaian yang sejalan dengan urutan-urutan penyelesaian pekerjaan yang bersangkutan. Pegawai selalu melangkah maju, tidak bergerak mundur, atau menyilang. Bentuknya dapat berupa garis bersiku-siku, lingkaran, berwujud huruf L, atau U. Hal yang terpenting adalah proses itu selalu mengarah maju ke muka menuju proses penyelesaian pekerjaan.
c.       Asas penggunaan seluruh ruangan
d.      Asas integrasi kegiatan
e.       Asas perubahan susunan tempat kerja
f.       Asas keamanan dan kepuasan pegawai
2.      Tujuan Tata Ruang Kantor
Secara umum, tujuan dari penataan tata ruang kantor yang dikemukakan oleh Drs. The Liang Gie adalah sebagai berikut:
·         Proses pengerjaan aktivas kantor dapat dilakukan dengan jarak yang sependek mungkin.
·         Rangkaian aktivitas tata usaha dapat berjalan dengan lancar
·         Kesehatan dan kepuasan bekerja para pegawai dapat terpeihara
·         Pengawasan terhadap pekerjaan dapat berlangsung memuaskan
·         Seluruh ruang dapat dipergunakan secara efisien untuk keperluan pekejaan
·         Pihak luar yang mengunjing kantor akan mendapat kesan yang baik tentang perusahaan tersebut
·         Susunan tempat kerja dapat dipergunakan untuk berbagai pekerjaan dan mudah diubah sewaktu-waktu jika diperlukan

C.     JENIS TATA RUANG KANTOR
1.      Tata Ruang Kantor Tertutup
Tata Ruang Kantor Tertutup adalah ruang untuk bekerja yang dipisahkan oleh tembok-tembok atau penyekat yang terbuat dari kayu.
      Kelebihan dari Tata Ruang Kantor Tertutup :
Ø  Menjamin konsentrasi kerja
Ø  Menjamin pekerjaan yang bersifat rahasia
Ø  Aktivitas antar pegawai tidak terganggu karena terhindar dari kebisingan
Ø  Menimbulkan kesan positif pada relasi karena perusahaan dianggap lebih menghargai pegawai
Ø  Memudahkan pemeliharaan peralatan dan perabotan kantor


Kelemahan dari Tata Ruang Kantor Tertutup :
Ø  Membutuhkan biaya yang lebih besar untuk pemeliharaan ruangan
Ø  Pemakaian ruangan kurang luwes/fleksible jika ada perubahan dan perkembangan organisasi
Ø  Hubungan pribadi antar pegawai menjadi kurang erat
Ø  Pengawsan kerja pegawai relatif lebih sulit dilakukan karena terhalang oleh penyekat
2.      Tata Ruang Kantor Terbuka
Tata Ruang Kantor Terbuka adalah ruang kerja yang cukup luas dan ditempati oleh beberapa pegawai untuk bekerjasama di suatu ruangan tanpa di pisah oleh penyekat atau pembatas yang permanen.
Kelebihan Tata Ruang Kantor Terbuka :
Ø  Mudah dalam pengawasan, pengaturan cahaya, udara, warna dan dekorasi
Ø  Luwes/feksible jika di perlukan perubahan ruangan
Ø  Mudah untuk mengadakan hubungan langsung, penyeragaman bekerja, dan pembagian peralatan pekerjaan
Kelemahan Tata Ruang Kantot Terbuka :
Ø  Kebisingan akan mudah terjadi sehingga konsentrasi keja terganggu
Ø  Pekerjaan yang bersifat rahasia sulut untuk di lakukan
Ø  Kemungkinan adanya tumpukan berkas atau kertas yang berserakan
3.      Tata Ruang Kantor Berhias/Berpanorama
Tata Ruang Kantor Berhias adalah ruangan untuk bekerja yang di hiasi oleh taman, dekorasi, dan lain-lain.
Kelebihan Tata Ruang Kantor Berhias/Berpanorama :
Ø  Pegawai akan merasa nyaman dan betah bekerja
Ø  Ketegangan syaraf dapat berkurang atau di hindarkan
Ø  Kebisingan dan kegaduahan dapat di hindari
Ø  Pekerjaan dapat di lakukan dengan lebih efisien
Ø  Produktifitas kerja dapat meningkat sehingga tujuan organisasi mudah tercapai
Kelemahan Tata Ruang Kantor Berhias/Berpanorama :
Ø  Biaya cukup tinggi untuk membuat taman dan dekorasi lainnya
Ø  Biaya pemeliharaan tinggi
Ø  Memerlukan tenaga ahli yang tidak mudah dan tidak murah
4.      Tata Ruang Kantor Gabungan
Tata Ruang Kantor Gabungan adalah ruang kantor yang merupakan gabungan antara bentuk ruang kantor berkamar kerja, terbuka, dan bertaman hias.

D.    ASAS-ASAS PENGORGANISASIAN KANTOR
Pengorganisasian berasal dari kata dasar organisasi (organum, bahasa latin) yang berati “alat atau badan”. Ada tiga ciri khusus dari organisasi, yaitu adanya sekelompok manusia, kerja sama yang harmonis, dan kerjasama tersebut berdasarkan atas hak, kewajiban serta tangguang jawab masing-masing orang untuk mencapai tujuan.
Tujuan kantor tercapai melalui kegiatan komunikasi, kalkulasi, pengelolaan warkat, laporan, dan prosedur rutin. Menurut Neuner dan Keeling dalam Modern office Management, terdapat 8 asas management kantor yaitu :
1.      Asas Tujuan
2.      Asas Kesatuan Fungsi
3.      Asas Hubungan Individual
4.      Asas Kesederhanaan
5.      Asas Wewenang Sepadan dengan Tanggung Jawab
6.      Asas Laporan Kepada Atasan Tunggal
7.      Asas Pengawasan dan Kepemimpinan
8.      Asas Jangkauan Pengawasan

E.     MENATA RUANG KANTOR
Beberapa pedoman untuk menata ruang kantor adalah :
1.      Divisi yang sifatnya bertugas melayani publik sebaiknya berada di tempat yang mudah di datangi orang-orang luar tanpa menggangu divisi lainnya
2.      Divisi yang pekerjaannya berkaitan etar dengan divisi lain sebaiknya berada dalam satu tempat, terutama jika gedung perusahaan bertingkay-tingkat
3.      Divisi yang mengerjakan ketata usahaan dari perusahaan sebaiknya berada di tengah-temgah letak divisi lainnya sehingga divisi lain dapat menghubungi atau mendatanginya dengan mudah
4.      Divisi yang sifat pekerjaannya menimbulkan suara bising sebaiknya di jauhkan dari divisi yang memerukan konsentrasi tinggi.

Monday, 2 May 2016

Keistimewaan Kucing Dalam Islam

Kucing merupakan salah satu hewan pemeliharaan yang sangat populer di seluruh dunia, termasuk indonesia. Dalam sejarah islam, kucing memiliki keistimewaan yang sangat luar biasa. Baginda Nabi berpesan kepada para sahabatnya untuk menyayangi kucing peliharaan, layaknya menyayangi keluarga sendiri.

Salah satu kucing yang dimiliki oleh nabi yaitu Mueeza, kucing ini sungguh sangat luar biasa karena Mueeza selalu mengeong ketika mendengar adzan, dan seolah-olah suaranya terdengar seperti mengikuti lantunan suara adzan.

Pada abad 13, dalam dunia seni islam rupa kucing dijadikan mata uang sebagai bentuk manifestasi penghargaan masyarakat islam. Sedangkan di dunia sastra, para penyair tak ragu untuk membuat syair bagi kucing peliharaannya yang telah berjasa itu. Dan masih banyak lagi kisah-kisah kucing yang sangat luar biasa dalam beradapab islam. Untuk selengkapnya, silakan langsung saja simak kisah selengkapnya berikut ini :


Kisah Mueeza, Kucing Kesayangan Rasulullah SAW
Diceritakan dalam suatu kisah, Nabi Muhammad SAW memiliki seekor kucing yang diberi nama Mueeza. Suatu saat, dikala nabi hendak mengambil jubahnya, di temuinya Mueeza sedang terlelap tidur dengan santai diatas jubahnya. Tak ingin mengganggu hewan kesayangannya itu, nabi pun memotong belahan lengan yang ditiduri Mueeza dari jubahnya. Ketika Nabi kembali ke rumah, Muezza terbangun dan merunduk sujud kepada majikannya. Sebagai balasan, nabi menyatakan kasih sayangnya dengan mengelus lembut ke badan mungil kucing itu sebanyak 3 kali.

Dalam aktivitas lain, setiap kali Nabi menerima tamu di rumahnya, nabi selalu menggendong Mueeza dan di taruh dipahanya. Salah satu sifat Mueeza yang nabi sukai ialah ia selalu mengeong ketika mendengar adzan, dan seolah-olah suaranya terdengar seperti mengikuti lantunan suara adzan.

Kepada para sahabatnya, nabi berpesan untuk menyayangi kucing peliharaan, layaknya menyayangi keluarga sendiri.

Hukuman bagi mereka yang menyakiti hewan lucu ini sangatlah serius, dalam sebuah hadist shahih Al Bukhori, dikisahkan tentang seorang wanita yang tidak pernah memberi makan kucingnya, dan tidak pula melepas kucingnya untuk mencari makan sendiri, Nabi SAW pun menjelaskan bahwa hukuman bagi wanita ini adalah siksa neraka.

Tak hanya nabi, istri nabi sendiri, Aisyah binti Abu Bakar Ash Shiddiq pun amat menyukai kucing, dan merasa amat kehilangan dikala ditinggal pergi oleh si kucing. Seorang sahabat yang juga ahli hadist, Abdurrahman bin Sakhr Al Azdi diberi julukan Abu Hurairah (bapak para kucing jantan), karena kegemarannya dalam merawat dan memelihara berbagai kucing jantan dirumahnya.

Penghormatan Para Tokoh Islam Terhadap Kucing Pasca Wafatnya Nabi SAW
Dalam buku yang berjudul Cats of Cairo dijelaskan pada masa dinasti mamluk, baybars al zahir, seorang sultan yang juga pahlawan garis depan dalam perang salib sengaja membangun taman-taman khusus bagi kucing dan menyediakan berbagai jenis makanan didalamnya.

Tradisi ini telah menjadi adat istiadat di berbagai kota-kota besar negara islam. Hingga saat ini, mulai dari damaskus, istanbul hingga kairo, masih bisa kita jumpai kucing-kucing yang berkeliaran di pojok-pojok masjid tua dengan berbagai macam makanan yang disediakan oleh penduduk setempat.

Pengaruh Kucing Dalam Seni Islam
Pada abad 13, sebagai manifestasi penghargaan masyarakat islam, rupa kucing dijadikan sebagai ukiran cincin para khalifah, termasuk porselen, patung hingga mata uang. Bahkan di dunia sastra, para penyair tak ragu untuk membuat syair bagi kucing peliharaannya yang telah berjasa melindungi buku-buku mereka dari gigitan tikus dan serangga lainnya.

Kisah Kucing Yang Memberi Inspirasi Bagi Para Sufi
Seorang Sufi ternama bernama ibnu bashad yang hidup pada abad ke sepuluh Hijriyah bercerita, suatu saat ia dan sahabat-sahabatnya sedang duduk santai melepas lelah di atas atap masjid kota kairo sambil menikmati makan malam. Ketika seekor kucing melewatinya, Ibnu Bashad memberi sepotong daging kepada kucing itu, namun tak lama kemudian kucing itu balik lagi, setelah memberinya potongan yang ke dua, diam-diam Ibnu Bashad mengikuti kearah kucing itu pergi, hingga akhirnya ia sampai disebuah atap rumah kumuh, dan didapatinya si kucing tadi sedang menyodorkan sepotong daging yang diberikan Ibnu Bashad kepada kucing lain yang buta kedua matanya. Peristiwa ini sangat menyentuh hatinya hingga ia menjadi seorang sufi sampai ajal menjemputnya pada tahun 1067.

Selain itu, kaum sufi juga percaya, bahwa dengkuran nafas kucing memiliki irama yang sama dengan dzikir kalimah Allah.

Kisah Teladan dari Seekor Kucing
Salah satu cerita yang cukup mahsyur yaitu tentang seekor kucing peliharaan yang dipercaya oleh seorang pria, untuk menjaga anaknya yang masih bayi dikala ia pergi selama beberapa saat. Bagaikan prajurit yang mengawal tuannya, kucing itu tak hentinya berjaga di sekitar sang bayi. Tak lama kemudian melintaslah ular berbisa yang sangat berbahaya di dekat si bayi mungil tersebut. Kucing itu dengan sigapnya menyerang ular itu hingga mati dengan darah yang berceceran.

Sorenya ketika si pria pulang, ia kaget melihat begitu banyak darah di kasur bayinya. Prasangkanya berbisik, si kucing telah membunuh anak kesayangannya! Tak ayal lagi, ia mengambil pisau dan memenggal leher kucing yang tak berdosa itu.

Tak lama kemudian, ia kaget begitu melihat anaknya terbangun, dengan bangkai ular yang telah tercabik di belakang punggung anaknya. melihat itu, si pria menangis dan menyesali perbuatannya setelah menyadari bahwa ia telah membunuh kucing peliharaannya yang telah bertaruh nyawa menjaga keselamatan anaknya. Kisah ini menjadi refleksi bagi masyarakat islam di timur tengah untuk tidak berburuk sangka kepada siapapun.

Hukum Membunuh Kucing
Tahukah anda bahwa Nabi Muhammad saw juga membela kucing?
Hadis riwayat Abdullah bin Umar ra. Bahwa Rasulullah SAW, bersabda:
Seorang wanita disiksa karena mengurung seekor kucing sampai mati. Kemudian wanita itu masuk neraka karenanya, yaitu karena ketika mengurungnya ia tidak memberinya makan dan tidak pula memberinya minum sebagaimana ia tidak juga melepasnya mencari makan dari serangga-serangga tanah. (Shahih Muslim No.4160)

Dan dalam syariat Islam, seorang muslim diperintahkan untuk tidak menyakiti atau bahkan membunuh kucing, berdasarkan hadits shahih yang diriwayatkan oleh Imam Muslim dari kisah Abdullah bin Umar dan Abu Hurairah.

Manfaat Kucing di Dunia Ilmu Pengetahuan
Salah satu kitab terkenal yang ditulis oleh cendikia muslim tempo dulu adalah kitab hayat al hayaawan yang telah menjadi inspirasi bagi perkembangan dunia zoologi saat ini. Salah satu isinya mengenai ilmu medis, banyak para dokter muslim tempo dulu yang menjadikan kucing sebagai terapi medis untuk penyembuhan tulang, melalui dengkuran suaranya yang setara dengan gelombang sebesar 50 hertz. Dengkuran tersebut menjadi frekuensi optimal dalam menstimulasi pemulihan tulang.

Tak hanya ilmu pengetahuan, bangsa barat juga banyak membawa berbagai jenis kucing dari timur tengah, hingga akhirnya kepunahan kucing akibat mitos alat sihir di barat dapat terselamatkan.

Kisah Kucing Palestina Yang Dipenjara di Sel Khusus Israel : Kucing "Muqawwamah"
Jika boleh iri, kaum muslimin mungkin harus iri kepada kucing Palestina. Pasalnya, ditengah ketidakmampuan kita ikut membela saudara-saudara kita di Palestina yang kini sedang berjuang mempertahankan Masjidil Aqsha dari ancaman israel, justru seekor kucing tampil sebagai pahlawan. Kucing itu dinilai zionis-israel dapat membangkitkan perlawanan (muqawwamah).

Sebagaimana dikutip dari votreesprit.wordpress.com, zionis-israel telah memenjarakan seekor kucing Palestina. Kucing ini dinilai menjadi penghubung di sel isolasi di kamp tahanan pejuang-pejuang Palestina di Negev. Menurut pejabat israel, kucing tersebut membantu para tahanan dengan membawa barang-barang ringan seperti surat, roti dan lainnya dari satu sel ke sel lain. Peran itu dimainkan si kucing selama berbulan-bulan, sebelum akhirnya ketahuan.